Strukturtersebut dapat dijadikan sebagai acuan kalian ingin membuat sebuah teks eksposisi. 1. Thesis (Pernyataan Pendapat) Tesis atau pendahuluan, bagian ini merupakan pembuka dari penulisan exposition text. Tesis merupakan pernyataan pendapat dari penulis secara pribadi tentang topik atau masalah yang dibahas.
ARGUMENTASI Paragraf argumentasi merupakan paragraf yang menjelaskan pendapat dengan berbagai keterangan dan alasan. Kata-kata argumentatif adalah kata yang berarti alasan. jelas perlu ada sosialisasi secara massif kepada para orang tua tentang bahaya program yang ada di televisi pada setiap media yang ada, termasuk koran ini dan juga
Denganmenuliskan paragraf argumentasi, diharapkan pembaca akan memiliki pola pikir yang sama dengan penulis. Kebenaran itu didasarkan dari pendapat yang didukung dengan data ataupun fakta sebagai bukti penguat. Contoh Karangan Narasi Tentang Liburan Dengan Contoh teks eksposisi tentang lingkungan. Contoh paragraf argumentasi singkat tentang lingkungan.
1 Ini merupakan bagian akhir dari sebuah teks eksposisi yang berupa penguatan kembali atas pendapat yang telah ditunjang oleh fakta-fakta dalam bagian argumentasi. Disebut apa struktur teks eksposisi yang dimaksud . a. Pernyataan pendapat (tesis) b. Argumentasi . c. Contoh d. Fakta . e. Penegasan ulang . 2. Bacalah paragraf berikut!
A Menginterpretasi Makna dalam Teks Eksposisi Ind 1 mengidentiikasi argumentasi yang digunakan untuk memperkuat tesis pernyataan pendapat. Ind 2 Membedakan fakta dan opini dalam teks eksposisi. b menyampaikan pendapat disertai argumen tentang bahaya narkoba pada saat menyampaikan tanggapan. Setelah selesai bertanya jawab untuk menentukan
ContohKarangan Argumentasi Tentang Bencana Alam. Contoh paragraf argumentasi tentang lingkungan sekolah. Untuk kamu yang ingin belajar membuat tulisan opini atau. Paragraf Argumentasi (Bahasan) Paragraf Argumentasi Adalah Paragraf Yang Berisi Pembuktian Atau Pembahasan Atas Pendapat Penulis Tentang Suatu Hal.
Dengandemikian, paragraf argumentasi adalah paragraf yang mengemukakan alasan, contoh, dan bukti-bukti yang kuat dan meyakinkan. Bahaya narkoba dan upaya mengatasinya 1.Pengertian narkoba 2.Bahaya kecanduan narkoba a.pengaruh terhadap kesehatan b.pengaruh terhadap moral c.ancaman hukumannya 3.Upaya mengatasi kecanduan narkoba 4.Kesimpulan
Adapuncontoh paragraf argumentasi tentang narkoba dalam bahasa Indonesia adalah sebagai berikut. Contoh 1: Pemerintah mesti terus menerus merevisi undang-undang terkait narkoba. Sebab, saat ini sudah banyak bermunculan jenis-jenis narkoba baru.
Berikutterdapat contoh 7 (tujuh) contoh paragraf narasi tentang kesehatan yang sering kita jumpai. Contoh 1. Siang tadi di Puskesmas dekat rumahku ramai dengan beberapa petugas Puskesmas yang melakukan penyuluhan. Mereka menyampaikan penyuluhan mengenai manfaat posyandu bagi balita. Pertama-tama, mereka menjelaskan kepada warga yang hadir
Narkobaadalah istilah dari singkatan narkotika serta obat - obatan terlarang. Ada beberapa jenis dari narkoba dengan beberapa efek samping yang berbeda. Namu yang jelas, jika narkoba ini disalahgunakan serta dikerjakan oleh orang yang tidak memiliki wewenang, maka akan menyebabkan dampak negatif. Di negeri kita sendiri, pemakaian narkoba
XiXL. buatlah karangan argumentasi tentang bahaya narkoba Jawaban1Narkoba atau narkotika dan obat-obatan terlarang merupakan masalah serius yang mengancam kehidupan masyarakat. Bahaya narkoba telah memakan korban jiwa dan merusak masa depan banyak orang. Penyalahgunaan narkoba dapat menyebabkan berbagai dampak negatif, baik secara fisik maupun psikologis. Oleh karena itu, perlu adanya kesadaran dan penanganan yang serius untuk mengatasi masalah satu dampak negatif dari narkoba adalah ketergantungan. Setelah mengonsumsi narkoba, seseorang bisa merasa nyaman dan tenang, namun efek ini hanya bersifat sementara. Lama kelamaan, pengguna akan merasa tidak bisa berfungsi dengan normal tanpa menggunakan narkoba. Akibatnya, pengguna menjadi terus-menerus bergantung pada narkoba dan sulit untuk berhenti negatif lainnya adalah gangguan fisik dan mental. Pengguna narkoba rentan terhadap berbagai penyakit, seperti serangan jantung, kanker, kerusakan organ tubuh, dan gangguan pernapasan. Selain itu, pengguna narkoba juga dapat mengalami gangguan kejiwaan, seperti depresi, kecemasan, dan halusinasi. Hal ini akan mengganggu kesehatan dan kesejahteraan pengguna, serta orang di itu, penanganan narkoba perlu menjadi prioritas utama bagi pemerintah dan masyarakat. Masyarakat perlu meningkatkan kesadaran tentang bahaya narkoba dan bagaimana menghindarinya. Pemerintah juga harus memberikan sanksi yang tegas kepada produsen, pengedar, dan pengguna narkoba. Dalam upaya pencegahan, perlu adanya edukasi dan rehabilitasi bagi korban narkoba agar bisa kembali ke kehidupan normal dan produktif. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat terhindar dari bahaya narkoba dan mampu menciptakan lingkungan yang sehat dan 2Narkoba merupakan ancaman yang nyata bagi kesehatan dan keselamatan individu serta masyarakat. Penggunaan narkoba dapat menyebabkan gangguan fisik dan psikologis yang serius, dan bahkan dapat mengakibatkan kematian. Selain itu, narkoba juga menjadi sumber kejahatan dan korupsi, serta dapat merusak ekonomi dan stabilitas narkoba tidak hanya berdampak buruk pada individu yang menggunakannya, tetapi juga pada keluarga, teman, dan masyarakat di sekitarnya. Narkoba dapat menyebabkan gangguan mental dan emosional yang serius, serta mengganggu produktivitas dan kinerja seseorang. Hal ini dapat berdampak negatif pada pekerjaan, pendidikan, dan hubungan karena itu, penting bagi pemerintah, lembaga pemerintah, organisasi masyarakat, serta individu untuk bekerja sama dalam upaya untuk memerangi penyebaran narkoba. Ini dapat dilakukan melalui pendidikan dan penyuluhan tentang bahaya narkoba, penegakan hukum yang tegas, serta dukungan dan rehabilitasi bagi individu yang telah terjerumus ke dalam dunia narkoba. Dengan upaya bersama, kita dapat mencegah dampak buruk dari narkoba dan menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan karangan argumentasi tentang bahaya narkoba3Narkoba adalah suatu ancaman besar bagi kesehatan dan kehidupan manusia. Penggunaan narkoba tidak hanya berbahaya bagi kesehatan fisik, tetapi juga dapat merusak kesehatan mental. Narkoba dapat merusak organ tubuh seperti hati, paru-paru, ginjal, dan otak. Selain itu, narkoba juga dapat mengakibatkan kecanduan dan berdampak buruk pada hubungan sosial, ekonomi, dan keamanan. Oleh karena itu, pemerintah dan masyarakat harus bersama-sama memerangi bahaya satu bahaya narkoba adalah adiksi atau kecanduan. Kecanduan narkoba dapat merusak kesehatan fisik dan mental pengguna, serta dapat merusak hubungan sosial, ekonomi, dan keamanan. Orang yang kecanduan narkoba dapat kehilangan pekerjaan, keluarga, dan sahabat. Selain itu, kecanduan narkoba juga dapat mengakibatkan pengguna melakukan tindakan kriminal seperti mencuri, merampok, atau bahkan berdampak buruk pada pengguna, narkoba juga dapat membahayakan orang lain di sekitar mereka. Contohnya, ketika seseorang yang menggunakan narkoba mengemudi, ia dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dan membahayakan kehidupan orang lain. Selain itu, pengguna narkoba juga dapat menjadi sumber penyebaran penyakit seperti HIV/AIDS dan hepatitis B dan C, karena pengguna narkoba seringkali menggunakan jarum suntik yang tidak rangka memerangi bahaya narkoba, pemerintah harus memberikan sanksi yang tegas kepada pengedar dan pengguna narkoba. Selain itu, masyarakat juga harus terlibat dalam memerangi bahaya narkoba dengan memberikan edukasi dan dukungan pada mereka yang ingin berhenti menggunakan narkoba. Semua pihak harus bekerja sama untuk menjaga kesehatan dan keamanan masyarakat dari bahaya narkoba.
Contoh Paragraf Deduktif tentang Narkoba dalam Bahasa Indonesia β Sebelumnya, kita telah mengetahui beberapa contoh paragraf deduktif tentang pendidikan. Artikel kali ini akan kembali menyajikan contoh paragraf deduktif dengan tema khusus, yakni narkoba. Tema ini sudah dibuatkan juga contohnya dalam beberapa artikel, diantaranya contoh kalimat eksposisi tentang narkoba dan contoh paragraf induktif tentang narkoba. Untuk lebih lengkapnya, berikut contoh paragraf deduktif tentang narkoba dalam bahasa Induonesia. Contoh 1 Salah satu jenis narkoba baru yang masuk ke Indonesia adalah Flakka. Jenis narkoba ini mengandung senyawa PVP di dalamnya. Senyawa tersebut merupakan zat yang mampu meningkatkan dopamin di dalam tubuh manusia hingga melampaui batasnya. Bila dopamin dalam tubuh sudah berlebih, maka pengguna narkoba ini akan bertindak seperti orang gila, bicara melantur, bahkan hingga tak sadarkan diri. Dalam beberapa video yang beredar di internet, flakka juga dapat menyebabkan pemakainya melakukan hal-hal yang dapat mencelakai dirinya, seperti menabrakkan diri, dan sebagainya. Seperti yang kita ketahui, bahwa paragraf deduktif terdiri atas kalimat utama dan kalimat penjelas, dimana kalimat utama diletakkan di awal dan kalimat penjelas mengikuti setelahnya. Kalimat pertama yang dicetak tebal pada contoh di atas adalah kalimat utama, sedangkan yang lainnya adalah kalimat penjelas. Fungsi dari kalimat penjelas tersebut adalah untuk menjelaskan secara rinci gagasan utama pada kalimat utama. Gagasan utama paragraf di atas sendiri ialah tentang jenis narkoba baru yang bernama flakka. Baca jenis-jenis paragraf berdasarkan posisi kalimatnya β jenis-jenis paragraf berdasarkan pola pengembangannya β jenis-jenis paragraf berdasarkan isinya β jenis-jenis paragraf berdasarkan fungsinya β contoh paragraf induktif tentang sampah β contoh paragraf induktif tentang kesehatan Contoh 2 Letak geografis ternyata mempengaruhi maraknya peredaran narkoba di negeri ini. Secara geografis, negara Indonesia berada di antara dua benua dan negara, serta berbatasan langsung dengan sejumlah negara. Belum lagi, negara ini juga terdiri dari berbagai macam pulau. Kondisi ini membuat Indonesia begitu terbuka untuk dimasuki siapa pun, termasuk pengedar narkoba. Para pengedar bisa dengan mudah masuk ke Indonesia dan menyebarkan barang dagangannya berupa narkoba. Pada contoh di atas, kalimat yang bercetak tebal di atas kalimat utama yang mengawali paragraf sekaligus gagasan utama paragraf tersebut. Kalimat lainnya adalah kalimat penjelas yang menjelaskan gagasan utama pada kalimat utama. Letak geografis Indonesia yang mempengaruhi maraknya peredaran narkoba adalah gagasan utama paragraf di atas. Contoh 3 Ada sejumlah tahap yang harus dilalui pecandu narkoba dalam menjalani proses rehabilitasi. Tahapan-tahapan tersebut antara lain detoksifikasi, primer, dan re-entry. Tahapan detoksifikasi adalah merupakan tahap dimana dokter memeriksa terlebih dahulu kondisi fisik dan mental para pecandu. Tahap primer adalah tahap dimana para peserta rehabilitasi menjalani proses pemebntukkan kembali pribadi mereka dengan sejumlah tahapan-tahapan tertentu. Tahap re-entry adalah tahapan dimana para peserta rehabilitasi dibimbing untuk mendalami bakat dan minat yang mereka miliki. Gagasan utama atau pokok pikiran paragraf di atas adalah tentang tahapan-tahapan yang mesti dilalui pecandu narkoba dalam proses rehabilitasi. Gagasan utama tersebut ada di kalimat pertama paragraf yang dicetak tebal. Dalam kaidah paragraf deduktif, kalimat pertama tersebut merupakan kalimat utama. Sedangkan kalimat-kalimat yang lain adalah penjelas dari kalimat utama, dimana kalimat penjelas pada paragraf di atas berisi penjelasan gagasan utama yang ada di kalimat utama. Baca contoh paragraf induktif tentang pendidikan β contoh paragraf induktif tentang sekolah β contoh paragraf narasi singkat tentang liburan β contoh kalimat dan paragraf persuasi β paragraf campuran β paragraf induktif β paragraf deduktif induktif dan campuran β paragraf klasifikasi β paragraf argumentasi Demikianlah beberapa contoh paragraf deduktif tentang narkoba dalam bahasa Indonesia. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan pembaca sekalian dalam ranah mata pelajaran bahasa Indonesia. Terima kasih.
Contoh Paragraf Argumentasi tentang Narkoba dalam Bahasa Indonesia β Salah satu jenis-jenis paragraf adalah paragraf argumentasi. Paragraf ini merupakan paragraf yang berisi pendapat pendapat penulis terhadap suatu tema dengan fakta dan data sebagai penguat pendapatnya. Paragraf atau alinea ini sendiri termasuk ke dalam jenis-jenis paragraf berdasarkan isinya, selain paragraf narasi, contoh kalimat dan paragraf persuasi, dan paragraf dari paragraf ini sudah pernah ditampilkan sebelumnya, yakni contoh paragraf argumentasi tentang lingkungan sekolah, dan contoh paragraf argumentasi tentang sampah. Artikel kali ini pun juga akan menampilkan contoh paragraf argumentasi, di mana contoh tersebut berisi tema narkoba. Tema itu sendiri sudah dijadkan beberapa artikel, seperti contoh karangan eksposisi tentang narkoba, contoh paragraf deduktif tentang narkoba, contoh paragraf induktif tentang narkoba, dan contoh paragraf sebab akibat tentang contoh paragraf argumentasi tentang narkoba dalam bahasa Indonesia adalah sebagai 1Pemerintah mesti terus menerus merevisi undang-undang terkait narkoba. Sebab, saat ini sudah banyak bermunculan jenis-jenis narkoba baru. Menurut data yang dikeluarkan World Drugs Report pada 2016βyang dilansir dari laman Detik, sudah ada 644 jenis narkoba baru yang muncul di berbagai belahan dunia, di mana 65 diantaranya sudah masuk ke Indonesia. Sayangnya, dari ke-65 jenis itu, baru 43 jenis saja yang sudah terdaftar di dalam satu diantara jenis narkoba baru itu adalah Kava. Jenis narkoba yang berbentuk seperti minuman herbal ini ditemukan oleh pihak BNN Jakarta Utara setelah melekukan razia di daerah Koja, Jakarta Utara. Sayangnya, para pemakai narkoba ini tidak dapat diproses secara hukum karena Kava belum masuk ke dalam undang-undang. Oleh karena itu, perevisian undang-undang tentang narkoba harus dilakukan agar jenis-jenis narkoba yang baru masuk ke Indonesia bisa didata secara detil. Dengan begitu, para pengedar dan pemakai narkoba jenis baru bisa diproses secara hukum, dan kasus yan terjadi di kota Koja pun tidak terulang kembali. Selain itu, masyarakat juga menjadi tahu dan mengenal jenis-jenis narkoba yang baru, sehingga mereka bisa lebih waspada jika jenis-jenis narkoba itu ada di sekitar 2Yang mesti dikampanyekan dalam memerangi narkoba adalah penyalahgunaannya, bukan narkobanya. Sebab, beberapa jenis narkoba sendiri sebetulnya sangat bermanfaat bagi dunia medis. Hanya saja, sejumlah oknum tak bertanggung jawab telah menyalahgunakan fungsinya, sehingga menimbulkan kerugian dan keresahan di masyarakat. Hal ini senada dengan yang dipaparkan Dr. Subagyo Partodiharjo dalam bukunya yang berjudul βKenali Narkoba & Musuhi Penyalahgunaannya.β Dalam bukunya itu, beliau menyebut bahwa beberapa jenis narkoba sangat bermanfaat bagi dunia medis, entah itu sebagai pembiusan saat operasi ataupun pembiusan bagi pasien penderita gangguan jiwa. Pemakaiannya pun sangat disesuaikan dengan kebutuhan pasien, tak seperti narkoba yang tengah beredar dan disalahgunakan dilingkungan masyarakat. Maka dari itu, yang harus kita lakukan saat ini adalah mencegah atau memberantas para oknum penyalahgunaan narkoba, bukan narkoba itu sendiri. Sebab, seperti yang sudha dijelaskan sebelumnya, beberapa jenis narkoba mempunyai manfaat yang baik untuk di dunia medis jika pemakaiannya sesuai dengan beberapa contoh paragraf argumentasi tentang narkoba dalam bahasa Indonesia. Semoga bermanfaat dan mampu menambah wawasan bagi para pembaca sekalian dalam ranah pembelajaran bahasa Indonesia. Sekian dan terima kasih. Comment Policy Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui. Buka Komentar Tutup Komentar