Ya islam agama yang menyenangkan, yang memuliakan wanita dengan anjurannya menggunakan jilbab. Lalu apa yang mengetuk hati mereka? Kisah inspiratif jilbab ini dimulai saat para pemeluk agama non-islam ini sangat membenci islam hingga mempelajarinya. Mereka menemukan banyak manfaat seperti menemukan definisi kebahagian dalam hidup. KisahInspiratif Anak Sulung Pedagang Bebek yang Berbakti. [dropcap]QSI [/dropcap] - Wanita berbudi luhur yang mempunyai syahadah mutawassitoh bekerja sebagai juru tulis, dan setelah pernikahannya dengan suaminya yang bersikeras meninggalkannya bertahun-tahun sebagai pedagang, dan sang istri mengasuh kedua putranya, "Hadi" berusia tiga PendapatNasrani Tentang Muhammad. 22 Kisah Masyitah Pelayan Putri Firaun. Selain itu Khadijah memiliki sifat yang sangat inspiratif bagi sebagian besar warga Muslim di dunia. Adalah dikenal sebagai sejarawan dan bapak sosiologi Islam yang hafal Alquran sejak usia dini. Mengutip dari iNewsid Selasa 26 berdasarkan buku Biografi Imam. AKURATCO, Disebutkan dalam buku Kisah Inspiratif untuk Anak Muslim karya Ariany Syurfah halaman 8, sebuah kisah seorang murid yang menjadi kesayangan seorang Syaikh (guru). Bahkan, karena amat disayanginya, teman-temannya pun iri dengan apa yang dirasakannya. Melihat teman-teman dari seorang murid yang iri, akhirnya seorang guru meminta semua TENTANGSHOLAT. Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh [] ShoLat merupakan piLar dasar ISLAM HaL ini di sebutkan lagi dan Lagi daLam AL'quran,,, [] Berdo'a di masjid memberikan 27 PahaLa,,,!! [] Berdo'aLah dengan maksud agar menyenangkan Tuhan~mu,, Ketika Anda berjaLan ke Masjid,, Anda mendapatkan hadiah dan Anda kehiLangan Dosa,,, Assalamualaikumwarahmatullahi wabarakatuh sahabat sekalian.Kali ini saya ingin berbagi kisah Islami tentang seorang sufi yang miskin dan seorang ibu yang tu Berikutini ciri ciri wanita yang akan membawa rezeki buat suaminya. # 1. Wanita yang taat pada Allah dan rasulNya. Ada empat faktor yang menjadi pertimbangan sebelum menikahi seorang wanita, yaitu karena (1) kecantikannya, (2) keturunannya, (3) hartanya dan (4) agamanya. Salahsatu cerita nyata islami tentang kejujuran kali ini datang dari masa Khalifah Uman bin Khattab. Kala itu, tinggallah seorang ibu dan anak gadisnya yang sama - sama berprofesi sebagai penjual susu di Madinah. Suatu hari, harga susu mereka lebih mahal dibanding pedagang lain. Dagangan mereka pun sepi pembeli. KompasianerTom Artandi mengisahkan tentang seorang ibu yang ia temui ketika ia sedang makan nasi uduk di sebuah tenda warung makan. Ibu itu melintas di depan Tom dengan gerobak yang di dorongnya. Lalu tanpa ragu Tom memanggil sang ibu. Sesaat kemudian, walaupun pada awalnya ibu itu terlihat bingung, Tom berhasil membuat ia menghampirinya. Wajarlahkelak Maryam menjadi wanita paling suci yang dipilih oleh Allah. Seorang Ibu yang hebat telah mendoakannya sejak dalam kandungan. Mendoakannya untuk menjadi anak yang saleh, yang senantiasa ingat akan kebesaran Allah SWT, pencipta alam semesta dan segala isinya. Tidak salah Al-Qur'an begitu memuliakan keluarga Imran. Qx1Q5G. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Sudah berapa Hari Ibu kita lewati bersama ibu? Rasanya sudah bertahun-tahun lamanya. Tak dapat disangkal, ibu adalah orang yang pertama kali mencintai kita apa adanya. Bahkan sejak di dalam kandungan pun, ia adalah orang pertama yang tulus menyayangi dan rela mengorbankan jiwa raganya agar anaknya tetap sehat dan selamat sampai nantinya lahir ke anaknya lahir, kasih sayang ibu pun bertambah dimulai dari erangan tangis ketika melihat kita keluar dari rahimnya. Ibu terlihat sangat bahagia seakan-akan ia telah melupakan rasa sakitnya ketika berjuang melawan maut demi melahirkan ibu tidak pernah menginginkan hadiah mewah dari anaknya. Bahagianya sang ibu datang dari hal-hal sederhana. Asal anaknya selalu menuruti nasihat dan membalas perlakuannya dengan baik, ia sudah senang. Kesenangan ini kadang tidak terlihat langsung di wajahnya, tetapi terukir dengan indah di hatinya. Saat ia sedih pun, jarang langsung ia tunjukkan pada anak-anaknya. Seolah-olah ia selalu terlihat bahagia, padahal siapa yang tahu apa yang ia rasakan sebenarnya. Yang jelas, kebahagiaan anaknya adalah kebahagiaan dirinya juga, tak perlu harus sekeras apapun ia lakukan agar anaknya bisa tersenyum. Tak peduli profesi, tingkat sosial atau usia, seorang ibu tetaplah ibu. Memperingati hari ibu 22/12 ini, beberapa Kompasianer memiliki kisah serta makna tersendiri mengenai sosok ibu yang dapat menginspirasi orang-orang di luar Tom Artandi mengisahkan tentang seorang ibu yang ia temui ketika ia sedang makan nasi uduk di sebuah tenda warung makan. Ibu itu melintas di depan Tom dengan gerobak yang di tanpa ragu Tom memanggil sang ibu. Sesaat kemudian, walaupun pada awalnya ibu itu terlihat bingung, Tom berhasil membuat ia menghampirinya. Tanpa pikir panjang, Tom langsung memesankan nasi uduk tiga bungkus untuk ibu dan kedua anaknya yang tertidur pulas di dalam gerobak tersebut. Raut wajahnya menunjukan kegembiraan yang luar biasa dan berkali-kali mengucapkan terima wajah cokelat yang tersirat kelelahan tetapi terlihat ramah, sang ibu bercerita tentang suaminya yang telah meninggal karena sakit berkepanjangan yang tidak bisa disembuhkan karena mereka tidak mempunyai biaya untuk berobat ke dokter. Gerobak tua tersebut adalah harta satu-satunya peninggalan sang suami yang berprofesi sebagai pemulung. Malangnya, kini sang ibu harus sendirian berjuang keras untuk menghidupi dua anaknya yang selalu dibawa kemanapun ia pergi. Setiap hari sang ibu berkeliling perumahan untuk mencari sisa-sisa barang, menyusuri jalan raya, sambil membawa dan menghibur dua anaknya yang masih kecil. Dari wajahnya, terlihat sosok yang dengan sangat tegar menjalani kerasnya hidup."Lepas segala ambisi dan nafsu duniawi, jatuh tersungkur di hadapan ketulusan seorang hamba, hamba yang begitu tulus menjalani hidupnya. Dengan semua ujian hidup yang begitu berat, dia tetap tersenyum menghadapi kerasnya kehidupan, tak ada iri dan dengki terhadap sekelilingnya yang hidup jauh lebih beruntung, dan dengan ikhlas ia berkata Tuhan Maha Adil." papar menginspirasi lain datang dari Kompasianer Irwan Bajang. Irwan memiliki seorang langganan penjual sayur dekat rumahnya yang bernama Bu Yani. Bu Yani memiliki lebih dari koleksi buku di rumahnya. Ia sering membeli sayur di tempat Bu Yani sampai suatu saat ia jarang datang dan mendengarkan cerita Bu Yani lagi. 1 2 Lihat Humaniora Selengkapnya Banyak cerita inspiratif islami nyata yang ada di sekitar kita. Tapi sangat sedikit cerita yang benar-benar bisa kita ambil hikmahnya karena ketidakpekaan kita terhadap sekitar. Oleh karena itu, saya hadirkan cerita inspiratif islami nyata yang penuh hikmah berikut ini yang bisa membantumu dalam menambah wawasan keislaman. Cerita Inspiratif Islami Nyata dan Penuh Hikmah Kisah Luqman yang Gemar Tafakur Cerita inspiratif penuh hikmah ini, salah satunya dari kisah Luqman Al-Hakim. Seorang budak yang juga ahli hikmah dan terkenal akan nasihat-nasihat yang disampaikan kepada anaknya. Beliau juga menjadi orang yang namanya disebut dalam Al-Quran di Surat Luqman ayat 12-19. Beliau adalah orang yang suka menyendiri untuk bertafakur. Karena dengan begitu, ia akan mudah memahami segala hal, memikirkan kebesaran Allah, dan akan membuka banyak jalan menuju surga. Nasihat maupun ilmu yang ia sampaikan kepada anaknya adalah hasil dari bertafakur. Berikut ini adalah contoh nasihat-nasihat itu Suatu ketika Luqman berjalan dan melihat para pedagang. Ia pun berkata kepada anaknya bahwa terdapat perdagangan yang tidak akan mendatangkan rugi, yaitu berdagang dengan Allah. Mendekati ulama dan ahli hikmah, karena hal itu dapat melembutkan hati dan belajar mengenal Allah. Bangun terlebih dahulu sebelum ayam jantan berkokok. Karena ayam jantan telah bangun sebelum malaikat turun, dan akan berkokok setelah turun. Dan ada anjuran untuk berdoa ketika ayam berkokok. Larangan untuk bersikap sombong dan takabur, sebagaimana yang tercantum dalam Surat Luqman ayat 18. Kejujuran Ibu Penjual Susu dan Anaknya Salah satu cerita inspiratif islami tentang kejujuran kali ini datang dari masa Khalifah Uman bin Khattab. Kala itu, tinggallah seorang ibu dan anak gadisnya yang sama – sama berprofesi sebagai penjual susu di Madinah. Suatu hari, harga susu mereka lebih mahal dibanding pedagang lain. Dagangan mereka pun sepi pembeli. Susu murah yang dijual dengan harga murah, oleh pedagang lain, tidak lain karena susu itu dicampur dengan air. Si ibu sempat ingin berbuat curang seperti halnya pedagang lainnya, karena terdesak kebutuhan ekonomi. Namun Si Anak Gadis menolak, dan mengingatkan ibunya untuk berlindung pada Allah dari berbagai macam kejahatan. Suatu hari, pedagang lain menghampiri dan menyarankan untuk menurunkan harga susu dan mencampurnya dengan air. Namun Si Ibu menolak walau sudah dibujuk. Akhirnya, salah satu pedagang itu pun merasa dihinakan. Setelah sholat isya’, Khalifah Umar berbincang dengan sahabat yang lain, ia mendengar keluhan dari masyarakat bahwa susu kambing yang dijual di pasar sering terasa encer seperti dicampur air. Beliau berdua pun akhirnya memustuskan untuk menyelidiki. Sahabat itu akhirnya pergi ke pasar untuk menyampaikan maklumat Khalifah Umar, yang berisi pelarangan mencampur susu kambing dengan air. Pedagang yang mencampur susu dengan air merasa ciut. Mereka pun mendatangi si ibu dan melabraknya, berprasangka buruk terhadap Si Ibu bahwa dialah yang mengadukan hal ini pada khalifah. Pedagang lain pun mengusir Si Ibu dari pasar. Akhirnya, Si Ibu dan anaknya berjualan keliling hingga beberapa bulan kemudian. Namun, pedagang curang tidak patah arang, mereka pun menyusun rencana untuk menjual susu murah ke rumah-rumah agar Si Ibu dan anaknya jera. Malam itu, Khalifah Umar mengumpulkan sahabat-sahabat, untuk melakukan sidak karena masih mendengar keluh kesah masyarakat. Hingga sampai di suatu rumah, Khalifah Umar mendengar percakapan antara Si Ibu dan anaknya, tentang susu kambing. Keesokan harinya, Khalifah Umar melamar anak gadis penjual susu kambing itu, untuk dinikahkan dengan anaknya, Asim bin Umar. Sebuah riwayat menyebutkan bahwa dari garis keturunan mereka, lahir Khalifah Umar bin Abdul Aziz, yang bahkan disebut-sebut sebagai khalifah kelima setelah khalifah Ali bin Abu Thalib. Cerita Inspiratif Islami Nyata Tentang Azab Kubur Cerita inspiratif islami tentang azab kubur ini dikisahkan oleh salah satu ulama tabi’in. Kala itu, setelah beliau mengubur adiknya, ia menangis terisak-terisak. Murid-muridnya pun menegurnya, karena ulama itu sendiri yang mengajarkan untuk tidak boleh menangis terisak-isak. Hingga menyiksa diri ketika ada anggota keluarganya yang meninggal, selain termasuk ke dalam perbuatan jahiliyah, hal itu akan menyiksa si mayat. Namun, ia menangis bukan karena bermaksud melanggar sunah nabi, namun ia tidak bisa mengontrol, lantaran ada kejadian besar yang terjadi. Ia pun bercerita bahwa, ia membongkar kuburan adiknya setelah mendengar suara adiknya yang berteriak ketakutan dan kesakitan. Ternyata, ia menemukan rantai yang merah membara melekat pada tubuh adiknya, beliau pun berusaha melepaskan rantai itu, otomatis ia membuat tangannya terkena luka bakar. Cepat beliau sadar, bahwa itulah azab kubur. Beliau pun menutup kembali kuburan adiknya, yang malas mendirikan sholat. Cerita Inspirati Islami Nyata yang Mengharukan Cerita inspiratif islami mengharukan ini berasal dari Abu Qadamah, seorang panglima perang melawan Romawi, dan seorang mujahid muda. Mujahid muda ini memaksa untuk ikut berperang, walau Abu Qadamah melarangnya. Akhirnya Abu Qadamah mengijinkan, dengan syarat mujahid muda itu harus berada di garis paling belakang, bertugas menyiapkan makanan untuk para tentara. Ketika tiba waktunya untuk berbuka puasa, Abu Qadamah menghampiri mujahid muda itu, namun ternyata mujahid muda itu tertidur karena kelelahan. Abu Qadamah tidak tega untuk membangunkannya, terlebih lagi ketika ia melihat mujahid muda tersenyum semakin lebar dalam tidurnya. Setelah mujahid muda itu bangun, Abu Qadamah ingin mengetahui mimpi apa yang menyebabkan mujahid muda itu demikian tersenyum. Mujahid muda itu pun menceritakannya asalkan Abu Qadamah merahasiakannya. Hari berikutnya, pertempuran semakin sengit. Abu Qadamah tidak dapat menemukan mujahid muda itu seharusnya berada. Ia justru berada di garis depan dan mulai berperang walau ia tidak memiliki kemampuan untuk berperang. Abu Qadamah merasa tertipu. Setelah perang dimenangkan oleh pihak muslim, Abu Qadamah mencari mujahid muda itu, kemudian ditemukannya mujahid muda itu sudah diujung hayatnya. Mujahid itu berkata, bahwa ia telah mendapatkan surga dan bidadari yang menunggunya. Ia berpesan, potongan jubah untuk diberikan kepada ibunya agar bisa meredakan sedih. Dan ia ingin Abu Qadamah nanti menenangkan adiknya yang masih berusia delapan tahun, serta tidak menunjukkan pakaiannya padanya, karena mujahid muda itu khawatir dengan konsekuensinya. Kisah yang dialami mujahid muda ini, juga menjadi hadiah dari Allah untuknya karena ia selalu menjaga kesuciannya selama di dunia, akhirnya ia mendapatkan bidadari yang terjaga dan telah menunggunya di surga. Dari keempat cerita inspiratif islami nyata di atas menunjukkan bahwa banyak hal yang bisa kita pelajari dari pengalaman hidup orang lain. Jangan menunggu sesuatu untuk berubah lebih baik, jangan karena dunia kamu mau beriman dan bertakwa. Namun hanya karena Dia-lah Sang Pencipta kamu ingin selalu berbuat lebih baik dalam hidupmu. Source